Rabu, 16 Februari 2011

Web and education, a successful open entanglement

Web and education, a successful open entanglement

WEB SCIENCE FOR EDUCATION : E-LEARNING

Oleh : Bunga Tiara Karisti (52409091)

Mutia Najmi (54409030)


PENDAHULUAN

Web, suatu teknologi bentukan manusia yang dibuat untuk berbagai macam manfaat yang dapat digunakan sebagai wadah pengembangan dan pembelajaran oleh seluruh masyarakat diseluruh dunia. Tentu saja jika web ini harus digunakan dengan sebaik baiknya agar mencapai manfaat yang tepat guna. Dalam rangka pengaktualisasian pemanfaatan web agar berguna bagi orang banyak, maka dibuatlah suatu web yang berisi dengan ragam disiplin ilmu yang dikenal dengan nama Web Ilmu (Web Science).

Web Science Trust(WST) adalah suatu badan amal yang bertujuan untuk mendukung pengembangan dari Web Science. Pertama kali didirikan pada tahun 2006. Organisasi ini didirikan pertama kali atas kesepakatan antara University of Southampton dan MIT CSAL. Sejak peluncuran pertama gagasan ini konsep Web Science semakin banyak dikenal dan berkembang sampai terkenal seperti sekarang.

Sebagai mitra kerja, Web Science Trust bekerja sama dengan World Wide Web Foundation untuk memajukan bidang web dan memberdayakan masyarakat web. Mereka juga bekerja sama untuk menciptakan dan mengembangkan disiplin ilmu terbaru Web Science, meningkatkan pemahaman masyarakat akan web dan lebih mensosialisasikannya ke dunia luar sehingga visi dan misi positif organisasi ini dapat tercapai.

E-LEARNING

E-Learning, dipahami sebagai salah satu penggunaan intensif teknologi informasi dan komunikasi (terutama tapi tidak hanya) pendidikan jarak jauh. E-learning berisikan dengan konten, layanan, dan pengguna. Setiap platform E-learning adalah ruang virtual dimana terdapat 3 elemen yang terlibat, tidak satu waktu tapi hampir bersamaan. E-learning menyediakan para pelajar suatu konsep yang ideal, dikatakan “Belajar kapanpun, dan dimanapun”.

Dalam kasus pendidikan jarak jauh, penerapan internet sebagai infrastruktur dasar untuk mendukung pengajaran dan proses belajar sepenuhnya adalah proses pembelajaran dalam dirinya sendiri. Dengan adanya World Wide Web, pendidikan jarak jauh telah mampu mengatasi jarak yang ada, yaitu isolasi, yang telah menjadi penghalang besar dalam penyampaian pembelajaran ke suatu individu. Dengan adanya system belajar virtual ini, proses interaksi antara si pelajar, guru, sumber daya, dan lingkungan itu sendiri. Pada kenyataannya beberapa universitas besar juga menerapkan system belajar virtual sebagai bagian pengenalan pendidikan mereka. Ini menunjukkan bahwa perhatian masyarakat terhadap system E-learning ini semakin lama semakin meningkat.

Universitas terbuka seperti the Open University of The United Kingdom(OUUK), the Open Universiteit Nederland(OUNL) atau the Universidad Nacional de Educacion a Distancia in Spain(UNED) sudah mencoba untuk mengadopsi secara besar system pembelajaran virtual untuk mengurangi kesenjangan antara universitas virtual murni seperti Oberta Universitat de Catalunya (UOC), misalnya. Jika kita mencari “Universitas Online” di Google, kita akan menemukan banyak sekali link yang ada disana, tapi jika ditelusiri lebih dalam hanya sedikit yang benar benar ada, paling hanya universitas universitas besar saja, karena sebagian dari mereka hanya sekedar daftar saja. Oleh karena itu, meskipun sebagian besar universitas menngabungkan teknologi terbaru dalam proses pembelajaran mereka, dalam beberapa kasus terlihat hanya sebagai system manajemen konten bukan merupakan system pembelajaran virtual. Mungkin alasannya adalah factor manusianya, seperti guru yang enggan melakukan tambahan kegiatan tanpa biaya atau mungkin organisasinya, yang masih mendapat dukungan teknis yang terbatas.

Setiap lembaga pendidikan terlepas dari ukuran besar keccilnya suatu lembaga, sekarang dapat dengan cepat mendapat sejumlah besar siswa online. Namun demikian, organisasi menjadi masalah penting dalam rangka memberikan pengajaran yang benar benar tepat dengan dukungan yang tepat pula.

TEKNOLOGI YANG DIDUKUNG OLEH PERUBAHAN

Kenyataan baru dalam pendidikan saat ini adalah adanya perubahan yang besar besaran di bindang teknologi, tidak ada teknologi yang berkembang dengan amat cepat dalam waktu yang begitu singkat. Dengan seiiring perkembangan teknologi, computer menjadi pilihan yang lebih efisien untuk kita gunakan, apalagi ditambah dengan munculnya computer model nirkabel yang benar benra praktis untuk dibawa kemana saja.

Namun demikian, semua elemen elemen itu tidak ada tanpa web, yang merupakan infrastruktur pendukung yang penting dalam hal menciptakan dan mengembangkan pengetahuan agar bisa dinikmati bersama manfaatnya oleh masyarakat luas. Web telah berdampak penting dalam masyarakat dan mau tidak mau memaksanya untuk terus berevolusi menjadi yang lebih canggih lagi. Web telah mengubah masyarakat tanpa disadari, cara kita bekerja, cara membeli, bahkan cara kita belajar.

Pada awalnya, web adalah sebuah ruang virtual yang menyediakan akses ke konten statis, karena terbatasnya perodusen dan konsumen model, dan pada saat ini untuk membuat dan berbagi konten yang kolaboratif untuk dapat di share ke masyarakar luas. Selain itu, dalam bentuk API memungkinkan masyarakat untuk menciptakan dan mengembangkan ruang virtualnya sendiri. Contohnya, Netvibes dan Pageflakes, yang evolusinya membentu kembali konsep lingkungan belajar virtual, seperti penggunaan jaringan social contohnya my Space, friendster, atau facebook atau yang memiliki akun pada beberapapa konten seperti Youtube atau Flickr.

Nah, metode seperti ini bisa saja mengubah cara pembelajaran masyarakat, yang tadinya harus face to face, menjadi si konsumen sendiri yang dapat berperan sebagai editor atau bahkan penulis. Bahkan metode pembelajaran virtual ini akan berhasil. Karena mereka tidak harus dating ketempat yang dituju untuk mendapatkan suatu pengalaman belajar yang tepat. Mereka hanya menggunakan suatu perangkat netbook/ smartphone untuk membawanya ketempat yang mereke pilih sendiri. Hal ini yang yang menjadi tujuan utama EHEA, sebagai Penerapan Model Pembelajaran Terpusat. Dan E-Learning system bisa diterapkan pada saat ini, dimana tanggung jawab, pemilihan konten, dan pelaksanaan proses belajar bisa dilakukan sendiri dan sepenuhnya terpusat pada pelajar.

PEMBELAJARAN MODEL TERPUSAT

Pada saat ini belajar tidak hanya menyediakan konten, karena telah menjadi infrastruktur dasar pendukung proses pembelajaran (Wiley,2007). Belajar di lingkungan virtual tidak hanya sekedar mengakses PDF atau PPT, tidak hanya menerjemahkan tetapi harus dipahami. Memang konten masih diperlukan, tapi tidak lantas menjadi suatu kekuatan utama untuk bahan pembentuknya.

Pada dasarnya, memang suatu universitas lah yang bertanggung jawab untuk menciptakan, mentransmisi, dan mematenkan suatu bentuk pendidikan. Tapi sekarang telah berubah, hanya dengan searching or clicks up di internet, para pelajar dari seluruh dunia pun bisa membuka sumber pembelajaran dari universitas paling top sekalipun. Mereka juga biasanya mempersilahkan untuk orang-orang atau pelajar yang ingin melihat repository mereka agar lebih dikenal, bisa saja.

Oleh karena itu, salah satu pilar di perguruan tinggi, yaitu pencipataan pengetahuan misalnya, hampir sudah hilang. Karena bisa saja dengan mudah para pelajar menemukan sumber pengajaran lain yang mungkin lebih mudah untuk dipahami dan sebagainya. Jika sudah begini, akan banyak universitas universitas yang berlomba lomba untuk menjadi fasilitas penyedia E-Learning yang paling baik untuk masyarakat. Tidak peduli jarak yang terbentang, tapi demi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang lebih baik lagi, mereka juga akan menyediakan sumber pengetahuan yang lebih baik pula.

Mungkin hal ini akan memecah pilar yang semula dipatuhi oleh para penyedia pendidikan, tapi hal ini benar benar akan menuju kepada pembelajaran yang global yang didasarkan pada system sumber daya pendidikan yang terbuka.

Sebagai kesimpulan, semua perubahan ini dapat dianalisis dari perspektif yang ditawarkan oleh Web Science, suatu tempat dimana disediakannya pengetahuan teknologi, ilmu-ilmu pasti, system organisasi, dan juga social aspek dalam web. Saat ini adalah saat yang tepat untuk kita memajukan lagi konsep e-learning seperti yang telah dijelaskan oleh Web Science. Kombinasi dari suatu teknologi mikro dan makro yang membuat konsep pendidikan jaraj jauh yang disebut E-Learning. E-Learning dapat menggantikan konsep pendidikan jarak jauh melalui penggabungan antara web dan teknologi sains. Ini juga menjadi suatu ajakan atau bahkan mungkin suatu keharusan pada setiap lembaga pendidikan untuk mengadopsi metode pembelajaran ini agar tidak tertinggal dengan perkembangan dan kualitas pendidikan global saat ini.

Sumber: http://journal.webscience.org/139/

Web and education, a successful open entanglement



Sabtu, 20 November 2010

JEJARING SOSIAL???

Tidak bisa dipungkiri lagi pada jaman yang semakin modern ini banyak sekali beredar situs situs jejaring social yang dapat digunakan oleh seluruh orang didunia. Bahkan seseorang bisa sampai memiliki lebih dari satu account jejaring social hehehe eksis ya. Tapi memang semua teknologi yang semakin berkembang pun ada pro dan kontra nya, begitupun dengan jejaring social saat ini.

Jejaring social atau yang biasa disebut Social Networking adalah kegiatan menjalin hubungan dengan orang lain melalui social media sites / situs jejaring sosial yang ada di internet. Bisa diakses di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja. Tidak hanya anak anak muda saja yang mulai menggemari situs situs jejaring social ini, tapi para orang orang tua kita juga mayoritas juga sudah memiliki account mereka sendiri hehehe.

Mungkin juga karena aplikasi dan fitur fitur yang ditawarkan social networking ini sekarang sudah semakin canggih, maka kemudahan dalam pemakaian nya pun semakin diacungi jempol oleh para penggunanya. Contohnya pada facebook kita sudah bisa menggunakan fasilitas chat group yang memudahkan sebuah anggota suatu group melakukan conference layaknya pada Yahoo Messenger. Pada Twitter, kita kenal fitur yang bernama Tuitwit dan UberTwitter. Selain itu, Microsoft menghadirkan wajah baru Hotmail. Tak hanya memoles tampilan, Microsoft juga memperkaya dengan sejumlah fitur baru, antara lain Hotmail highlights, sapu bersih virtual, penyaring dengan satu klik, pencarian otomatis dan tampilan otomatis. Oh ya, Pernah mendengar yang namanya MyPulau? Ini merupakan sebuah situs jejaring sosial dari Telkomsel yang kaya akan berbagai fitur. Di MyPulau.com, kita bisa melakukan berbagai jenis aktifitas yang tak kalah menarik dengan situs jejaring sosial lainnya. Salah satu diantaranya adalah melalui fitur “My Blog”. Dengan fitur ini, kita dapat membuat sebuah Blog dengan tampilan yang minimalis dan mudah untuk digunakan. Banyak sekali ftur dan fasilitas fasilitas yang semakin hari semakin berkembang dalam dunia “social networking” ini, dan bagi pemakainya, pasti akan lebih menarik apabila setiap fitur yang disediakan dapat dipergunakan dengan baik J

Walaupun kedengerannya sangat menarik, tapi tetap saja segala sesuatu itu pasti mempunyai dampak yang baik dan buruk. Apalagi saat ini hampir semua orang sudah mulai memperluas komunikasinya dengan menggunakan situs jejaring sosialnya. penelitian dalam berbagai bidang akademik telah menunjukkan bahwa jaringan social beroperasi pada banyak tingkatan, mulai dari keluarga hingga Negara, dan memegang peran penting dalam menentukan cara memecahkan masalah, menjalankan organisasi, serta derajat keberhasilan seorang individu dalam mencapai tujuannya. Setidaknya begitulah fakta ilmiahnya.

Dampak positifnya, yaitu :

1. Melalui situs jejaring social kita bisa menjalin silaturahmi, baik dengan teman-teman sepergaulan, maupun teman-teman lama yang sudah terpisah jarak dan waktu sehingga bisa berbagi kabar dan cerita, selain itu juga dapat menambah teman baru baik interlokal maupun international.

2. Kita juga bisa Share dan diskusi tentang interest kita, seperti film, buku, gossip, bahkan buat yang rada narsis bisa Curhat-curhatan dengan mudah tanpa harus mengganggu ketertiban umum, seperti kebisingan dan polusi suara,

3. Melalui fasilitas yang ada pada situs jejaring social kita juga dapat dengan mudah mempublikasikan pengumuman-pengumuman yang dianggap penting dengan cepat.

Dan dampak negatifnya, yaitu :

  • 1. Wasting Time. Karena dapat menyebabkan orang menjadi malas untuk melakukan kegiatan lain.
  • 2. Kriminalitas, nah, klo yang ini sebenernya apapun bentuknya pasti berakar dari penipuan
  • 3. Bikin Bokek hehehe Buat yang biasa On-line dari warnet, ini nih biasanya yang terjadi.

Nah, selain dari fakta fakta negative yang terjadi akibat meluasnya jejaring social, situs ini juga sebenanya sangat bermanfaat buat kita sebagai mahasiswa. Misalnya dengan adanya fitur group di Facebook, kita dapat share mengenai berbagai tigas kampus sampai dengan pengumuman pengumuman penting lewat fitur ini. Jadi, informasi yang sebenarnya tidak kita tahu, dengan adanya fitur group ini kita bisa mengetahuinya. Asik kan? Hehehe :D

Inilah sekilas artikel yang berhubungan dengan social networkin atau jejaring social. Semoga tulisan saya bisa bermanfaat bagi teman teman yang membacanya. Terimakasih :)

Jumat, 29 Oktober 2010

Aplikasi New Media

Pada saat perkembangan teknologi sedang berkembang dengan sangat cepatnya, pasti banyak sekali produk produk multimedia yang semakin banyak kita ketahui, baik itu melalui media massa, ataupun media elektronik seperti internet saat ini.

Seiring dengan berkembang pesatnya media saat ini, saya akan membahas tentang beberapa aplikasi new media yang sudah awam kita gunakan sehari hari sebagai sarana untuk membantu kita dalam berbagai bidang. Contohnya yang sudah sangat banyak digunakan oleh masyarakat adalah Facebook. Siapa yang tak kenal dengan jenis jejaring sosial ini? Dari mulai anak anak sampai orang dewasa bahkan sudah sangat familiar dengan nama ini. Begitu pula berbagai jenis aplikasi new media lain yang juga sudah banyak digunakan masyarakat. Beberapa contohnya akan saya bahas dalam artikel ini :)

FACEBOOK
Siapa sih yang kenal dengan nama ini? Ya, hapir semua orang sekarang memiliki akun Facebook, mulai dari anak anak sampai orang dewasa berlomba lomba memperluas jaringan sosial mereka dengan menggunakan salah satu jenis new media ini.
Facebook adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg.
Fitur fitur yang disediakan oleh Facebook cukup lengkap jika dibandingkan dengan social networking yang lain, fitur yang disediakan antara lain notes, wall, photos, aplikasi itunes, video, causes, dll, juga masih banyak aplikasi games, ataupun sejenisnya yang bisa digunakan melalui Facebook ini.






YOUTUBE
Nah, aplikasi new media yang satu ini juga sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia bahkan dunia. Ini merupakan fasilitas video sharing yang paling banyak digunakan masyarakat dunia.
YouTube adalah sebuah situs web video sharing (berbagi video) populer yang didirikan pada Februari 2005 oleh tiga orang bekas karyawan Paypal,:Chad Hurley, Steven Chen dan Jawed Karim. Menurut perusahaan penelitian Internet Hitwise pada Mei 2006 YouTube memiliki pangsa pasar sebesar 43 persen. Para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara gratis. Umumnya video-video di YouTube adalah klip musik, fil, TV serta video buatan para penggunanya sendiri. Format yang digunakan video-video di YouTube adalah .flv yang dapat diputar di penjelajah web yang memiliki plugin Flashplayer.





WIKIPEDIA
Kalau aplikasi new media yang satu ini bukan merupakan salah satu dari bentuk social networking yang banyak dikenal, karena Wikipedia ini merupakan salah satu fasilitas edukasi yang ditawarkan yang pengaksesannya menggunakan media elektronik seperti internet.

Keistimewaan Wikipedia adalah selain menyajikan informasi yang biasa ditemui di dalam sebuah ensiklopedia, Wikipedia juga memuat artikel-artikel yang biasanya ditemukan di dalam almanak, majalah, spesialis, dan topik topik berita yang masih hangat.

Wikipedia berawal sebagai projek sampingan Nupedia, ensiklopedia bebas daring yang artikelnya ditulis oleh para ahli Larry Sanger, yang mendirikan Nupedia bersama Jimmy Wales, melontarkan ide mengenai ensiklopedia berbasis wiki pada 10 Januari 2001 di milis Nupedia. Kemudian pada 15 Januari 2001, Wikipedia secara resmi diluncurkan.


Demikianlah sedikit pembahasan singkat tentang aplikasi new media yang sedang hangat hangatnya digunakan oleh masyarakat dunia saat ini. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya kemajuan teknologi seperti ini. Tapu tak jarang juga menimbulkan suatu kerugian bagi pemakai jika kita tidak pintar pintar menyaring informasi yang mana yang bermanfaat dan mana yang malah menjerumuskan. Semoga artikel ini dapat berguna. Terimakasih :)








Jumat, 01 Oktober 2010

MULTIMEDIA

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang multimedia yang juga akan saya pelajari pada semester ini sebagai mata kuliah softskill.

Pada dasarnya multimedia merupakan sebuah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu dan koneksi sehingga pengguna dapat berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Penggunaan multimedia ini banyak dipakai di berbagai bidang mulai dari hiburan, bisnis sampai pendidikan. Terdiri dari elemen elemen pendukung, rancangan, software yang dipakai, sampai akhirnya menghasilkan sebuah produk multimedia yang bermanfaat untuk kehidupan saat ini.

Terdapat beberapa contoh dari elemen multimedia yang sudah banyak dikenal masyarakat saat ini, yang sebenarnya merupakan suatu bentuk informasi yang disajikan oleh komputer dalam bentuk suara, yang dapat menjelaskan informasi dengan lebih baik misalnya menggunakan musik sebagai backsound, menggunakna realsound atau sound effect. Video, yang menyediakan sumber daya yang kaya dan hidup bagi aplikasi multimedia animasi. Teks, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan hypertext, auto-hypertext, text style, import text dan export text, dan grafis, yang juga merupakan sarana yang baik dalam penyajian informasi multimedia. Akan tetapi saat ini perkembangan teknologi semakin dinamis dan begitu pula dengan perkembangan multimedia. Contoh yang sudah banyak kita temui adalah sekarang adalah multimedia mulai memasukkan unsur kinetik sejak diaplikasikan pada pertunjukan film 3 dimensi (3D) yang digabungkan dengan gerakan pada kursi tempat duduk penonton pada beberapa tempat hiburan.
Setiap elemen elemen multimedia juga mempunyai masing masing software untuk pengolah nya, beberapa software nya antara lain :
  • Suara, menggunakan Winamp, Cool Edit Pro, FL Studio 6, Jet Audio, dll.
  • Video, menggunakan Ulead Media Studio dan Adobe Premier.
  • Teks, menggunakan Microsoft Word
  • Grafis, menggunakan banyak software diantaranya Corel Draw, Auto Cad, Corel Capture, Corel R.A.V.E, Corel TRACE, Adobe Photoshop, dan Corel PhotoPaint.
Untuk penyajian informasi multimedia yang lebih interaktif beberapa elemen elemen tersebut harus digabungkan satu sama lain. Dalam penggabungan beberapa elemen diatas juga memerlukan software yang tepat. Beberapa software untuk menggabungkan masing masing elemen diatas antara lain :
  1. Macromedia Authorware
  2. Macromedia Director
  3. Macromedia Flash
  4. Multimedia Builder
  5. Ezedia
  6. Hyper Studio
  7. Ovation Studio Pro
Nah, dengan penggabungan beberapa elemen multimedia dengan software yang disebutkan diatas, pasti penyajian produk mulitimedia yang kita buat juga akan lebih eye catching dan interaktif terhadap customer :)
Kita sebagai perancang produk multimedia pun juga harus memperhatikan rancangan produk yang akan dibuat, agar penyajian hasilnya dapat diterima masyarakat dengan baik. Saya mendapatkan caranya dari sumber yang terpercaya, www.wartawarga.gunadarma.ac.id untuk menjawab perntanyaan berikut. Bagaimana cara agar rancangan produk kita terlihat menarik? Caranya yaitu :
  • Memilih, meyeleksi sekelompok kata untuk pemrosesan verbal dan sekelompok gambar untuk pemrosesan visual.
  • Mengorganisasi, yaitu mengelompokkan beberapa kata ke dalam model verbal dan beberapa gambar ke dalam model visual.
  • Memadukan, yaitu menggabungkan semua komponen-komponen model verbal dan visual yang menghasilkan sebuah produk multimedia.
Dengan memperhatikan beberapa point diatas, pasti produk multimedia yang kita buat akan menjadi lebih menarik, eye catching dan juga interaktif :)

Senin, 24 Mei 2010

Manusia dan Kegelisahan

Adalah manusiawi jika kita sebagai manusia pernah mengalami kegelisahan. Ya. Itu sangat awam dialami oleh orang pada umumnya, tidak terkecuali orangtua kita sekalipun. Semakin berat masalah atau pikiran yang harus ditanggung oleh seseorang maka semakin besar pula kemungkinan dari orang itu mengalami kegelisahan.

Saya pernah membuka sebuah blog dan ada artikel menarik yang di post kan disana, yaitu mengenai Mengapa kegelisahan banyak dialami oleh orang orang?.

Kegelisahan tidak jarang bersahabat dengan umumnya kita. Ada yang
gelisah karena faktor-faktor materi, ada juga yang bukan karena hal-
hal yang material. Mungkin kegelisahan itu disebabkan antara lain:
1. Kesulitan ekonomi
2. Takut kehilangan harta, jabatan dan popularitas
3. Penyakit yang menahun
4. Kesulitan mendapatkan pasangan hidup yang ideal
5. Takut kehilangan pasangan hidup
6. Khawatir gagal dalam berkarier
7. Dan lainnya

Jika kesulitan ekonomi dijadikan alasan sebagai penyebab utama, tentu
masih banyak saudara kita yang lebih parah ekonominya dari kita. Tapi
sebagian mereka masih bisa tersenyum, dan nyenyak tidur hanya dengan
beralaskan tikar di bawah jembatan dan di pinggir jalan. Mengapa kita
harus gelisah?

Jika kekhawatiran hilangnya harta, jabatan atau popularitas menjadi
penyebab kegeliasahan. Bukankah semua ini memang tidak kekal,
semuanya bersifat sementara. Padahal masih lebih banyak saudara-
saudara kita yang hidup serba pas-pasan, tidak punya jabatan, apalagi
popularitas. Justru mereka sering dihina. Tapi anehnya, sebagian
mereka masih bisa tersenyum dan nyenyak tidur di dalam rumah kontrakan
yang sempit dan pengap.

Jika pasangan hidup ideal yang menjadi penghalang kebahagiaan rumah
tangga, tentu kita saksikan banyak saudara-saudara kita tanpa pasangan
yang "ideal", tapi mereka bisa menikmati kebahagiaan dalam rumah
tangga. Mengapa kita harus gelisah hanya karena belum mendapatkan
pasangan yang "ideal" dalam pikiran dan khayalan kita. Bukankah
Rasulullah saw telah memberi tuntunan dalam mencari pasangan,
sekaligus kreterianya, cara memperolehnya, cara dan cara ... lainnya.

Kehilangan pasangan sering menjadi sebab kegelisahan bahkan banyak
menimpa kehidupan manusia, terutama kalangan istri. Semakin banyak
rizki dan harta yang diraihnya semakin besar kegelisan yang akan
menimpanya. Mengapa? Memang tidak sedikit terjadi melimpahnya harta
membuka peluang yang luas hilangnya kesetiaan pasangan suami-isteri.
Mungkin fenomena ini yang sering mendatangkan kegelisahan. Bahkan
tidak jarang sebagian isteri tak sanggup memejamkan matanya di larut
malam karena sang suami belum pulang. Pikirannya terbang melayang ke
alam yang negatif penuh curiga. Mengapa ini terjadi? Padahal
sebelumnya mengharapkan datangnya limpahan harta. Setelah harta
melimpah justru kegelisahan pun juga datang.

Pada dasarnya semua manusia mendambakan kebahagiaan, dan tidak
menginginkan kegelisahan. Kebahagiaan itu satu, dan kegelisahan juga
satu. Bisa diraih oleh setiap manusia yang kaya atau yang miskin, yang
punya jabatan atau yang jelata, yang ternama atau yang tak dikenal,
berpasangan atau yang belum, yang sehat atau sedang sakit, yang
berkarier atau yang belum. Sebaliknya kegelisahan juga bisa datang
pada setiap manusia dari semua lapisan dan tingkatan.

Kisah Tanggung Jawab Seorang Anak Kecil :)

Saya pernah membaca suatu artikel menarik yang dikirim lewat email oleh teman saya. Setelah dilihat lagi, ketika mendapat tugas IBD tentang Manusia dan Tanggung Jawab, saya jadi teringat akan kisah itu. Mungkin akan saya jadikan bahan untuk menulis tugas ini agar bisa di share dengan yang lain :)

Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki-laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya. Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.

Mengikuti kisahnya di televisi, membuat saya ingin menuliskan cerita ini untuk melihat semangatnya yang luar biasa. Bagi saya Zhang Da sangat istimewa dan luar biasa karena ia termasuk 10 orang yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar manusia. Atau lebih tepatnya ia adalah yang terbaik diantara 140 juta manusia. Tetapi jika kita melihat apa yang dilakukannya dimulai ketika ia berumur 10 tahun dan terus dia lakukan sampai sekarang (ia berumur 15 tahun), dan satu-satunya anak diantara 10 orang yang luarbiasa tersebut maka saya bisa katakan bahwa Zhang Da yang paling luar biasa di antara 1,4 milyar penduduk China.

Pada waktu tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja, tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.

Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggung jawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya. Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat.

ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.
Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua diakerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.

Zhang Da menyuntik sendiri papanya.
Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan injeksi/suntikan kepada pasiennya. Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.

Aku Mau Mama Kembali.
Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.

Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat kata belece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.

Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya… ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Allah tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya. Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan…

Bangkitlah! Karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.


Senin, 17 Mei 2010

resensi buku bagus, tentang pengalaman spiritual

Judul Buku : Bila Nurani Bicara: Pengalaman Spiritual Penghangat Jiwa
Penulis : Amelia Naim Indrajaya

Kegiatan melakukan pengamatan, merasakan, dan terlibat langsung dalam lingkungan merupakan pengalaman relatif tak ternilai bagi setiap orang. Bahkan kalau mampu menangkap peristiwa yang terjadi pada lingkungan sekitar sembari mengendapkannya ke alam bawah sadar kita dan lalu menuliskannya dari sisi spiritualitas makna, maka lahirlah suatu karya penggugah dan penghangat jiwa. Lahirlah suatu karya yang mampu menggetarkan sisi-sisi spiritualitas pembacanya.

Hal ini akan segera kita temui dan rasakan saat membaca buku Bila Nurani Bicara: Pengalaman Spiritual Penghangat Jiwa karya Amelia Naim Indrajaya. Uniknya melalui bukunya ini Amelia memperkenalkan kepada kita suasana kota kecil Boulder, Colorado di Amerika Utara lengkap dengan suasana lembah ngarai dan gunungnya (lewat visualisasi gambar). Buku yang kata pengantarnya disampaikan oleh Taufik Ismail ini akan memberikan kehangatan jiwa dan menyentuh perasaan pembacanya, seperti diinginkan Amelia penulisnya.

Pertama-tama Amelia menuturkan betapa dunianya seakan runtuh saat Dr. Zerrin (dokter di Mapleton Rehabilitation Center) memvonis anaknya mengalami disfungsi minimal otak. Bagaimana tidak menurut dokter anaknya akan mengalami disleksia, diskalkulia, disgrafia dan lain-lain kelainan persarafan. Sehingga untuk itu anaknya memerlukan terapi berkelanjutan. Terang saja hal ini membuatnya berontak seolah tak menerima takdir yang harus ditanggungnya. Namun belum lama dia menekuri nasib hidupnya, di klinik dia bertemu dengan sepasang keluarga dengan tiga anak yang mengalami Cerebral palsy. Kelainan yang menimbulkan gangguan pada motorik kasar, motorik halus dan gangguan bicara dan lain-lain gangguan. Tiga sekaligus, bukan satu, jadi Amelia masih lebih beruntung. Meskipun begitu keluarga dengan tiga anak yang mengalami cerebral palsy ini tetap tabah dan tulus merawat anak-anaknya. “Do you know that special kids are given to a special parents,” kata orangtua anak dengan cerebral palsy tadi dengn bangga menjadi orangtua spesial bagi ketiga anaknya yang spesial. Amelia pun tersadar bahwa memang special parents for special kids, seperti orangtua dengan anak cerebral palsy dan dirinya yang terpilih menjadi orang tua spesial karena anaknya mengalami disfungsi minimal otak--anak spesial.

Amelia juga menuturkan tentang pengalamannya di suatu musim gugur didatangi tamu petugas pelayanan sosial. Petugas ini mendatangi tempat tinggal Amelia karena mendapatkan laporan dari klinik anak kepunyaan Bolder County, bahwa anaknya sudah beberapa bulan berat badannya di bawah kurva normal. Petugas menyebut anaknya mengalami “failure to thrive” (gagal tumbuh—peresensi). “Bukannya kami curiga atau menuduh, tapi sudah merupakan peraturan di sini untuk memantau perilaku orangtua dalam mengasuh anaknya...memang prosedur baku kami dalam memastikan bahwa hak seorang anak di negara ini terpenuhi,” kata petugas, membuat Amelia merasa dicurigai tak becus dalam mengasuh anaknya. Anaknya harus masuk day care center yang ditanggung pemerintah (social service department). Dan ini yang membuatnya heran, seorang anak yang notabene sehat untuk menaikkan berat badannya menjadi normal akan disubsidi oleh negara lebih dari 1000 USD. Sebab baginya jika ini terjadi di Indonesia tentu akan menyebabkan negara bangkrut. Begitulah yang dialami Amelia di Boulder dengan anak “failure to thrive” harus mengikuti kursus parenting gratis, ikut serta dalam Support Group for Moms with Failure to Thrive Babies. Tapi akhirnya, anaknya menjadi bayi favorit di klinik dan menjadi kesayangan dokter. Lebih-lebih anaknya pada akhirnya menjadi cover boy buku teks “Baby Undernutrition”.

Tentang doa berantai, Amelia menceritakan dirinya yang mengalami alergi karena udara yang terlalu dingin. Tetangganya menawarkan alternatif untuk mengatasi alergi pada kulit tangan yang dideritanya. “Saya mempunyai kelompok doa yang sangat solid...Setiap kali kami menjumpai seseorang yang membutuhkan pertolongan dan doa, maka kami akan teruskan pada anggota kelompok lainnya. Kurang lebih seperti ini jalannya. Saya punya jaringan langsung pada sepuluh orang ibu. Masing-masing ibu punya jaringan lagi pada sepuluh orang lainnya. Demikian seterusnya. Jadi bila kamu mengizinkan, maka segera di seluruh negara bagian orang-orang akan ikut serta mendoakan unuk kesembuhan tanganmu,” demikian tetangganya menuturkan jalannya doa berantai. Mengingatkan Amelia tentang perlunya saling mendoakan dan memohonkan kepada Allah satu sama lainnya.

Masih banyak lagi cerita yang menghangatkan jiwa yang dipersembahkan Amelia buat para pembaca. Seluruhnya ada dua puluh bagian cerita terpisah. Menarik dibaca oleh orangtua, anak-anak remaja dan siapa saja yang tertarik dengan suguhan penghangat jiwa penggugah semangat. Kita tidak akan bosan membacanya. “Bahasanya terpelihara, pengamatannya teliti, dan empatinya halus,” kata Taufik Ismail mengantarkan buku ini.

“Hal-hal yang diungkapkannya mungkin terkesan sepele, sehari-hari, tapi tetap menarik, dan membawa perenungan tersendiri,”komentar Helvy Tiana Rosa senada dengan pernyataan Taufik Ismail.

Begitulah, cerita kehidupan dari seorang Amelia dari sebuah kota Boulder, Colorado, Amerika Serikat yang dingin. Lika-likunya—dan kedua putranya-- menyertai sang suami belajar di University of Colorado at Boulder.

Akhirnya, semilir angin lembah ngarai Colorado bertiup lamat-lamat mengalirkan kedamaian dan kebahagiaan ke relung hati keluarga Amelia dan suaminya Indrajaya Januar. Setelah penuh perjuangan mereka kembali ke tanah air. Tapi masih menyisakan kerinduannya pada alam Colorado.